Subang, TintaGenz.com – Pembina Yayasan Yasodiki, KH. Chotimul Banin Muhyiddin, menegaskan bahwa Pondok Pesantren Pagelaran 3 harus terus berkembang dengan tetap menjadikan nilai-nilai kepesantrenan sebagai ruh utama dalam setiap kebijakan dan program lembaga. Penegasan tersebut disampaikan dalam agenda Silaturahmi dan Pembinaan Guru serta Staf Yayasan Yasodiki yang berlangsung pada Jumat (24/7/2026) mulai pukul 08.00 WIB.
Dalam arahannya, KH. Chotimul Banin Muhyiddin menyampaikan bahwa generasi penerus Pondok Pesantren Pagelaran 3 bukan sekadar pewaris estafet kepemimpinan, melainkan penanggung amanah yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga, melanjutkan, dan mengembangkan cita-cita perjuangan para pendiri pesantren.
Beliau mengingatkan kembali harapan besar Mama Pagelaran kepada seluruh santri, yakni memiliki aqidah yang kokoh, istiqamah dalam beribadah, serta berakhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, harus menjadi fondasi dalam seluruh proses pendidikan dan pembinaan di lingkungan pesantren.
KH. Chotimul Banin Muhyiddin juga mengungkapkan bahwa keluarga besar Yayasan Yasodiki telah bersepakat menjadikan pesantren sebagai ruh utama pengembangan Pagelaran 3. Karena itu, setiap program, kebijakan, dan langkah strategis lembaga harus selalu berorientasi pada penguatan karakter kepesantrenan sebagai identitas utama lembaga.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Yayasan Yasodiki menetapkan dua bidang strategis sebagai ujung tombak pengembangan lembaga, yaitu Direktur Pendidikan yang bertanggung jawab meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, serta Direktur Pengasuhan yang berfokus pada pembinaan karakter, kedisiplinan, dan kehidupan santri. Kedua bidang tersebut didukung oleh Direktur Operasional yang berperan sebagai sistem pendukung agar seluruh program berjalan secara efektif, terarah, dan berkelanjutan.
Dalam pembinaan tersebut, beliau juga memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan shalat berjamaah. Menurutnya, budaya shalat berjamaah harus menjadi kebiasaan yang dijaga oleh seluruh warga pesantren, mulai dari santri, guru, tenaga kependidikan, hingga pimpinan lembaga. Keteladanan dalam menjalankan ibadah menjadi bagian penting dalam membangun kultur pesantren yang kuat.
Menutup arahannya, KH. Chotimul Banin Muhyiddin menitipkan dua amanah penting kepada seluruh keluarga besar Yayasan Yasodiki, yakni menjaga dan melestarikan amaliah serta tradisi keagamaan khas Pagelaran 3 sebagai identitas pesantren, sekaligus terus meningkatkan mutu pendidikan agar mampu melahirkan generasi yang unggul, berilmu, dan berakhlak mulia.
Pembinaan tersebut menjadi momentum penguatan komitmen seluruh unsur Yayasan Yasodiki untuk bersama-sama menjaga amanah para pendiri Pondok Pesantren Pagelaran 3. Melalui sinergi antara penguatan tradisi kepesantrenan dan peningkatan kualitas pendidikan, diharapkan visi pesantren dalam melahirkan generasi beraqidah kuat, taat beribadah, dan berakhlakul karimah dapat terus diwujudkan secara berkelanjutan.
Reporter: AN